Laaahhh,,, kok udah abis sih???

Hahaha… Judul yang cukup aneh bukan??? Tapi itu bener-bener pengalaman gw kemarin pas datang ke salah satu resepsi pernikahan di Jakarta. Kecewa banget…!!! Gak tau tamunya kebanyakan dan pesen makannya sedikit atau emang yang punya hajat agak pelit *tepok jidat*…

Jadiii… Kemarin itu gw, suami dan mama datang ke resepsi pernikahan anak teman mama di salah satu gedung pemerintah di Jakarta Selatan. You know lahhh,,, minggu sore itu jalanan menuju Jakarta pasti macet tralala bukan? Kita nekat berangkat dari rumah jam 18.00, dengan perkiraan sampe tempat resepsi jam 20.00 (karena macet, dll). Ternyata kita sampai setengah jam lebih cepat dari perkiraan. jam 19.30 kita udah sampai dan berjalan masuk menuju tempat resepsi. Jreng… Jreeennnggg… Ternyata masih berdoa dong. Oke baiklah, berarti kita gak telat-telat amat. Clingak-clinguk ke kanan-ke kiri hmmm tamunya gak terlalu banyak (gak sumpek gitu), *dalam hati* okeee… bisa hunting makanan. Hahaha…

Akhirnya acara salam-salaman pun dimulai. Berhubung ibu pengantin pria salah satu staf papa dulu, jadilah kita harus salaman dulu baru makan. Beres salaman, kita diantar untuk duduk di meja  VIP. Pas sampai di ruang VIP, OMG! penooohhh dong…!!! Di ruangan itu cuma tersedia 3 meja bundar dan beberapa kursi per mejanya. Sumpek gila. Akhirnya kita mundur untuk bergabung dengan tamu-tamu yang lain saja. Berencana untuk mencicipi makanan di gubuk-gubuk, termyataaaaa… habiiiiisss…!!! Graaauuu… Makin bete lah gw. Pasrahlah makan makanan di buffet. Menunya : nasi putih – nasi goreng – daging rendang – ikan asam manis – salad – kerupuk. Ya Allah… Makanannya asiiiiinnn banget. Secara gw lagi mengurangi makanan yang asin-asin eh disuruh makan makanan asin kayak gitu. Langsung pusing lah. Setelah itu gw cuma nyicip menu gubuk es campur aja, yang menurut gw rasanya terlalu manis.

Bukannya gw mengeluh soal rasa makanannya, itu sih selera orang beda-beda. Cuma kok ya si empunya hajat gak menghargai tamu-tamunya ya? Pesta belum selesai dan tamu-tamu masih berdatangan, makanan buffet tuh udh habiiisss biiisss… Petugas cateringnya udah beberes peralatannya. Padahal menurut mama, banyak undangannya yang seperti tidak/berhalangan hadir. Bagaimana klo semuanya hadir? Dengan kondisi ruang VIP yang sempit begitu, bagaimana klo tamu VIP yang datang banyak? Sepertinya pemilik hajat kurang memperhatikan hal-hal detail seperti itu.

Sedikit saran untuk readers yang akan melangsungkan resepsi pernikahan, jumlah makanan catering harap menjadi perhatian lebih. Keberhasilan resepsi pernikahan itu diukur juga dari jumlah makanan yang cukup. Gak lucu dong klo kita mendengar omongan negatif dari orang-orang tentang pernikahan kita… Hope it help ya…

Previous Post
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: