Bersyukur

Bersyukur… Seharusnya merupakan hal yang mudah dilakukan setiap orang setiap saat. Why? Jangankan untuk hal-hal yang sulit, diberikan umur panjang dan nikmat sehat saja itu sudah suatu berkah dan nikmat yang luar biasa bukan? Namun kenyataannya tidak semudah itu. Secara tidak sadar, setiap hari ada saja yang kita keluhkan. Tak jarang pula kita iri pada orang yang ada di sebelah kita, tidak puas dengan apa yang kita miliki. Tidak sadarkah kita bahwa mungkin orang yang kita iri-kan itu juga iri pada kita??? Hehehe…

Wajar sih sebenernya kalau kita merasa ‘rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri’. Memang salah satu sifat dasar manusia itu tidak pernah puas kan? Tetapi jangan sampai hal tersebut membuat kita lupa akan nikmat yang sudah kita miliki. Bukan berarti kita gak boleh punya obsesi akan sesuatu hal. Sah-sah saja, asalnya jangan karena obsesi itu kita jadi menghalalkan segala cara untuk memperolehnya. Karena sesungguhnya Allah SWT tau apa yang terbaik untuk umatNya. Dia tau apa yang kita butuhkan, bukan memberikan apa yang kita inginkan. Isn’t right?

Gw gak mau sok menggurui lho. Karena sejujurnya gw masih memiliki sifat iri itu. Iri kepada mereka yang memiliki hidup sempurna bak di negeri dongeng, rumah besar, kaya, pintar, sukses di karir, punya uang banyak yang membuat mereka mudah untuk mengeluarkan uang untuk berbelanja, dll. Tetapi gw sadar, dengan segala yang mereka punya itu belum tentu mereka bahagia juga kan? Hidup mereka tak ‘sesempurna’ itu, pasti ada kurangnya yang mungkin gw gak tau.

Yaaa… Gw bersyukur dengan hidup gw sekarang. Dikelilingi oleh orang-orang yang gw sayangi dan menyayangi gw, meskipun tidak jenius toh gw juga gak bodoh, punya pekerjaan yang baik, punya penghasilan yang cukup, punya tempat tinggal dan ada kendaraan pribadi yang siap mengantarkan gw kemana-kemana. Semestinya tak ada alasan bagi gw untuk iri pada orang lain. Toh, rejeki orang memang berbeda-beda kan??? Sudah ada garisnya…

Dan sekarang rasa iri itu pun gw jadikan cambuk buat gw untuk menjadi manusia yang lebih baik. Bukan menjadikan gw manusia yang gelap mata hanya untuk mengejar sesuatu hal yang belum tentu gw butuhkan…

Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: