Saat Jalan Kaki di Trotoar pun Sudah Tidak Aman Lagi

Miris deh baca berita belakangan ini. Seorang wanita usia 29 tahun menabrak 12 pejalan kaki hingga 9 orang diantaranya tewas (Minggu, 21 januari 2012). Padahal pejalan kaki itu berjalan di trotoar. Yang lebih menyedihkannya lagi, si penabrak itu abis minum minuman beralkohol dan mengkonsumsi obat terlarang juga. GILA…!!! Sakit jiwa ya tuh perempuan? Udah tau lagi di bawah pengaruh alkohol dan drugs tapi tetep nekat bawa mobil. Gak punya SIM dan STNK pula! Dan gw semakin geram ketika melihat tayangan berita di salah satu televisi swasta, si penabrak tidak menunjukkan tampang bersalah, menyesal, panik, takut, dsb. Padahal, 9 nyawa melayang gara-gara keteledoran dia!

Korbannya pun ada yang dari satu keluarga. Seorang bapak yang datang ke Jakarta untuk rekreasi bersama keluarga harus menerima kenyataan kalau ibu, anak dan kedua adiknya menjadi korban tewas di kecelakaan tersebut. Si bapak dan istrinya pun menjadi korban, hanya saja mereka masih diberikan umur oleh Allah SWT. Meskipun begitu istrinya harus menjalani beberapa operasi karena limfanya robek dan ada beberapa tulang yang patah (sumber : Detik.com). Sediiihhh yaaa… Di saat liburan panjang begini, dimana sebagian besar orang ingin menghabiskan waktu rekreasi dengan keluarga ehhh malah diterabas Xenia Mabok.

Meskipun yang namanya umur kita tidak pernah tahu karena itu rahasia Tuhan, tapi sekarang rasa aman itu susah diperoleh ya… Jalan kaki aja kita harus tetap waspada meskipun berjalan di tempat yang telah ditentukan. Apalagi klo naik motor, mobil, dll? Walaupun sebetulnya itu kembali kepada kesadaran masing-masing individu sih. Papan iklan layanan masyarakat tentang bahaya mengemudi ketika mengantuk bahkan sedang dalam pengaruh alkohol atau drugs itu bukan pajangan doang lho! Kelalaian kita bisa sangat merugikan orang lain. Kalau semua tertib sih insya Allah hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindari. Cumaaa… kapan ya bisa tertib??? Hahahaha… Sampai-sampai salah satu teman di twitter men-tweet yang isinya lebih kurang begini, “klo dulu jalan kaki kita tuh harus hati-hati takut menginjak kotoran hewan, kejeblos selokan/lobang atau kena genangan air, sekarang harus hati-hati dengan kendaraan di sekitar juga”. Tapi bener juga ya tweet-an temen gw itu. Hihihi…

Sekarang di twitter pun orang sedang beramai-ramai menumpahkan kekesalan kepada si pengemudi Xenia itu. Akun @siNengApril pun ramai di-mention tweeps dari penjuru Indonesia. Cacian dan makian pun berhamburan. Sayangnya si empunya akun kan gak bisa baca mention-mention itu kali ya? Karena sekarang pengemudi Xenia itu sudah ditetapkan menjadi tersangka dan sudah ditahan di rutan narkoba Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Semoga tersangka mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Karena kalau hanya dikenakan pasal menghilangkan nyawa orang lain kok ya hukumannya maksimal cuma 6 tahun. Trus apa bedanya dengan maling sendal yang kena hukuman 5 tahun??? Jadi 9 nyawa manusia seharga sendal kah???

Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: